HABADAILY.COM—Ketua Komisi VIII DPR-RI Ali Taher dan Wakil Ketua Marwan Dasopang kecewa dengan struktur bangunan asrama haji yang sedang dibangun di Komplek Asrama Haji Banda Aceh. Kekecewaam anggota DPR-RI terlihat saat menijau langsung bangunan asrama haji, Jumat (19/07/19) pagi.
Ali Taher dan Marwan Dasopang terkejut saat melihat bangunan di Asrama Haji Aceh yang terbengkalai. Bahkan, bangunan yang hampir siap pun dinilainya tidak layak untuk dihuni oleh jamaah.
“Kenyamanan bagi jamaah itu penting. Tapi di asrama ini, sekilas saya melihat antara satu tembok dengan tembok yang lain tidak tersambung besinya, sangat bermasalah. Apalagi yang lain,” tutur Ali Taher.
Bangunan asrama haji ini, kata dia, jangan sampai tersandera karena belum selesai. Sebab, hal itu akan berefek pada rekomendasi pengucuran anggaran selanjutnya. “Harus ada putusan dari lembaga manapun secara tertulis terkait status bangunan itu. Seperti lampiran bukti pemeriksaan tekhnis dari ahlinya. Ini penting agar bangunan itu bisa diteruskan pembangunannya,” tambahnya.
Pembangunan gedung yang mangkrak itu terletak di belakang kantin asrama, persis di samping kantor administrasi Asrama Haji Aceh. Kondisi bangunannya sudah berlumut, padahal gedung tersebut belum selesai pembangunannya.