Pejabat Aceh Ramai-ramai ‘Serbu’ Desa Bintah di Aceh Jaya

July 17, 2019 - 00:28
Nova dan rombongan disambut warga di desa tertinggal.
2 dari 3 halaman

Warga Desa Bintah, Nurdin, mengatakan bahwa desanya sedikit jauh dari pusat kota. Akses menuju ke desanya harus menggunakan rakit. Semula, ada sebuah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Bintah dengan Gampong Tuwie Priya, namun jembatan gantung rangka baja itu ambruk dibawa banjir bandang sekitar beberapa tahun lalu.

"Sekarang kalau menyeberang ya pakai rakit," kata Nurdin. Rakit di Bintah merupakan aset milik gampong yang dikelola secara mandiri. Mereka mengambil ongkos Rp2 ribu per sekali menyeberang. Sementara jika mengangkut sepeda motor harus membayar Rp10 ribu untuk ongkos bolak-balik.

Bukannya tanpa perhatian, Pemerintah rutin menganggarkan anggaran untuk pembangunan jembatan penghubung, sejak tahun 2015 lalu. Abutment jembatan pun sudah dibangun, tinggal membangun dua pilar di tengah sungai untuk menghubungkan Bintah dengan Tuwie Priya. Kekurangan dana pembangunan jembatan sekitar Rp9 miliar dari total anggaran Rp36 miliar.

 "Jembatan Bintah harus selesai 100 persen tahun 2020. Jangan mundur dari tahun itu,” kata Nova. Nova juga meminta kepada para Kepala SKPA terkait agar anggaran tahun 2020 sebagian disisihkan untuk pembangunan jembatan Bintah.

Nova menyebutkan, agenda bakti sosial di Bintah menjadi momentum awal di mana kegiatan-kegiatan serupa akan rutin dilaksanakan. Nova meminta agar Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya beserta kepala dinas terkait untuk melanjutkan kegiatan untuk mengatasi berbagai permasalah di Bintah. "Hari ini kita datang dengan 15 dokter spesialis. Rakyat harus mendapat perhatian, itu hak mereka. Sejak hari ini sampai ke depan, atasi setiap masalah di setiap sektor."

Selain memberikan akses kesehatan gratis bagi warga Bintah, pemerintah juga memberikan pelayanan administrasi kependudukan terpadu bagi warga. Mereka diberikan kesempatan merekam dan mencetak KTP elektronik, Kartu Identitas Anak, akta kelahiran dan kartu keluarga. Dalam dua hari layanan, tercatat lebih dari 100 warga yang merekam data kependudukan di Bintah.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.