Wanita Tukang Sapu Masjid Ini Pantang Surut Obati Dua Anaknya yang Gangguan Jiwa

June 26, 2019 - 01:24
Salamiah, petugas kebersihan Masjid Bujang Salim.
2 dari 3 halaman
Putra Salamiah yang mengalami gangguan jiwa.

“Anak saya (putra) sakit karena kecelakaan. Kepalanya terbentur keras sehingga mengalami kerusakan saraf. Suhendrik sakit sebab trauma pada masa konflik Aceh,” ujarnya mencoba tegar.

Ia sudah membawa Suhendrik berobat 10 kali. Namun dipulangkan lagi. Kondisi jiwa yang tidak stabil membuat Suhendrik mengamuk sewaktu-waktu. Pernah sekali waktu Suhendrik kabur dari rumah menggunakan sepeda motor. Karena bensinnya habis, sepeda motornya ditinggalkan begitu saja, dan ia pulang jalan kaki. Bahkan, pada Desember 2016 pihak keluarga pernah menduganya meninggal akibat gempa Pidie Jaya karena berhari-hari kabur dari rumah tanpa kabar.

Belum lagi persoalan lahan tanah tempat rumah Nek Salamiah berdiri sekarang yang diklaim milik salah satu perusahaan negara. Pihak perusahaan sudah beberapa kali menyurati mereka agar pindah dari lahan yang sudah ditempati selama 35 tahun itu. “Apa daya bagi kami. Dapat memenuhi kebutuhan makan keluarganya saja, kami sangat bersyukur kepada Allah. Gimana kami mau cari tempat lain,” tutur Nek Salamiah.

Meskipun demikian, semangat perjuangan Salamiah tidak terputus. Ia berikhtiar mengobati kedua anaknya yang mengalami gangguan jiwa dan meningkatkan perekonomian keluarga. Akan lembih membahagiakan lagi jika dirinya bisa berhaji.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.