HABADAILY.COM - Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) mendukung adanya inisiatif mengenai penerapan skema Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi (TAPE) di Aceh sebagai langkah untuk menjaga lingkungan.
Hal itu disampaikan Kepala BPKA, Bustami saat ditemui Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh di kantornya, Rabu (15/5). Dalam pertemuan itu, GeRAK menyampaikan bahwa skema TAPE sangat perlu diterapkan guna menjaga hutan dan lingkungan Aceh. Cara ini menjadi salah satu langkah baik yang harus dilakukan Pemerintah Aceh.
"Skema TAPE ini dapat menjadi solusi terhadap masalah hutan dan lingkungan Aceh selama ini," kata Kadiv Kebijakan Publik dan Anggaran GeRAK Aceh, Fernan dalam keterangannya.
Fernan mengatakan, jika persoalan ekologi tidak diperhatikan pemerintah provinsi, maka persoalan lingkungan terus terjadi, sehingga nantinya anggaran Aceh habis untuk memperbaiki kerusakan akibat bencana.
"Kalau tidak dilindungi, anggaran Aceh hanya habis untuk membangun kerusakan akibat bencana," ujarnya.