Oleh karena itu, dengan adanya KSB yang melibatkan langsung masayarakat setempat, Alhudri berharap dapat meminimalisir jatuhnya korban saat bencana datang, paling tidak sudah mengetahui arah penyelamatan diri.
“KSB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap musibah bencana yang juga menjadi ancaman bagi stabilitas pemerintah daerah maupun secara nasional,” kata Alhudri.
Menurut Alhudri, KSB di Aceh sudah terbentuk sebanyak 25 KSB yang tersebar di 23 setiap kabupaten/kota, dan Kecamatan Krueng Sabee merupakan KSB yang ke 26 di Provinsi Aceh.
Untuk itu dia menambahkan, KSB ini juga untuk memberikan kepastian dan kesinambungan serta memperkuat hubungan sosial antar anggota masyarakat, serta untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya untuk penanggulangan bencana.