Kenapa Artis Bisa Terjerumus dalam Prostitusi?

January 8, 2019 - 00:06
Eksekusi cambuk Aceh terhadap pelaku pelanggar syariat islam. | FOTO:HABADAILY.COM
2 dari 3 halaman

Menurutnya prostitusi online juga marak akibat dampak negatif dari kemajuan teknologi dan media sosial. “Era media sosial seperti sekarang memungkinkan orang membagi informasi dan bertransaksi berbagai hal denga leluasa dan seolah tanpa batas, termasuk prostitusi online,” ujarnya.

Sosiolog dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Sigit Rochadi menilai fenomena artis "menjual" diri bagian dari menjaga eksistensinya sebagai orang populer. "Tujuan utamanya untuk menjaga eksistensi sebagai orang populer," kata Sigit.

Artis menjaga popularitas mereka salah satunya dengan kehidupan yang glamour dan itu butuh biaya tak sedikit. Maka, tak heran jika sebagian di antaranya menjual diri untuk memenuhi biaya tersebut.

‎"Dibutuhkan sumber daya, terutama finansial untuk menopangnya. Kedua, hidup mewah sudah menjadi gaya hidup anak-anak muda yang melambung tiba-tiba tanpa tangga sosial dan psikologi yang kuat, mereka tinggal di apartemen dengan berbagai fasilitas," jelasnya.

"Kompetisi dengan sesama artis untuk menjadi yang paling sukses juga menjadi salah satu pendorong.”

 

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.