“Sehingga diduga dilakukan orang yang lewat dan melihat ada kesempatan,” tukasnya.
Kata Sapto, hasil diagnose sementara kematian gajah jantan itu dari hasil nekropsi dilakukan tim doker, gajah tewas akibat infeksi sekunder dari luka yang diderita. Baik luka terbuka maupun fraktur di kaki belakang kiri, atau bisa juga karena toxicosis.
“Kepastian penyebab kematian akan didapatkan dari hasil uji labfor terhadap sampel organ dalam dan sisa makanan (limpa, usus, paru dan sisa makanan) yang diambil dari bangkai,” jelasnya.
Lokasi ditemukan gajah tewas itu, sebutnya, berjarak dari pemukiman warga sekitar 3 kilometer dan hanya dapat dilalui dengan menggunakan sepeda motor dan 500 meter harus berjalan kaki.[acl]