Koordinator LINA, Shadia Marhaban (tengah) saat menggelar jumpa pers di salah satu cafee di Banda Aceh, Senin (03/12/2018).
2 dari 2 halaman
"Kita kaum perempuan ini ingin mengingatkan kembali, memori kolektif kita tentang 4 Desember 1976 yang akhirnya berakhir di meja perundingan perdamaian tahun 2005," kata Shadia.
Shadia mengatakan GAM menjadi kekuatan utama dalam perjuangan Aceh masa lalu dalam menuntut keadilan. Aceh yang kini dalam kondisi damai juga dinilai tak terlepas dari eksistensi satuan komando tersebut.
"Jadi menurut kami wajar-wajar saja jika ada pengibaran bendera (Bulan Bintang) di gampong-gampong, di kabupaten kota di Aceh," kata Shadia.[boy]
Ikuti Saluran Habadaily via WhatsApp.
Follow
Ikuti Berita Habadaily di Google News.
Follow