Elemen Sipil Minta Pemerintah Aceh Lindung DAS dari Kerusakan

November 28, 2018 - 14:59
Ilustrasi sungai rusak setelah banjir bandang di Aceh Tenggara/Dok BPBA
3 dari 3 halaman

Saat ini, kata dia, hampir seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Aceh telah mengalami kerusakan yang sangat parah, yang diakibatkan oleh banyak faktor. Di antaranya masih maraknya berbagai aksi perambahan hutan dan penebangan kayu secara ilegal. 

Faktor lainnya disebabkan konversi lahan, baik untuk kepentingan perkebunan skala besar maupun pertambangan, "baik tambang skala kecil seperti galian C maupun pertambangan besar yang sangat ekstraktif."

Kemudian, faktor yang merusak DAS disebabkan maraknya berbagai aksi perambahan hutan, dan penebangan kayu di luar prosedur, serta berbagai dampak akibat kebijakan pembangunan yang tidak ramah lingkungan. 

"Salah satu contohnya adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang berada di kawasan hutan lindung, juga telah berdampak pada menurunnya daya dukung lingkungan hidup di Provinsi Aceh. Akankah kita mewariskan bencana untuk anak cucu kita, keputusannya ada pada diri kita masing-masing. Mari bersikap, karena lingkungan yang lestari bukan hanya untuk dinikmati saat ini saja, tapi juga untuk masa depan," pungkas TM Zulfikar.[boy/ril]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.