Selain melakukan gerakan safari dakwah, Dinas Syariat Islam juga melakukan agenda dakwah melalui zikir bersama yang selama ini dilakukan di pendopo Balaikota.
“Karena memang niat pak wali ingin menjadikan Banda Aceh sebagai kota zikir, zikir ini merupakan program primadonanya walikota, serta didukung dengan komitmen walikota ingin membangun pusat zikir di Kota Banda Aceh.” Ungkap Ridwan.
Dikatakannya, untuk sektor pelajar Dinas Syariat Islam juga terjun langsung ke sekolah yang berada di wilayah kota Banda Aceh.
“Kemudian rutin pagi jumat kita melakukan agenda dakwah di SMP, tim kita turun ke sekolah setiap hari jumat pada jam tujuh pagi sampai dengan pukul sepuluh, tujuannya yaitu bagaimana membangun semangat belajar para siswa, mencegah pelajar terhadap freesex, homosex, lesbian dan terakhir sosialisasi terkait bahaya narkoba serta perilaku menyimpang lainnya.” Ujar Ridwan.
Menurutnya, sejak 2016 sampai saat ini Dinas Syariat Islam sudah membekali ilmu agama kepada 37 ribu siswa di Banda Aceh.