Penusuk Bripka Faisal Ternyata Komplotan Perompak Laut

August 27, 2018 - 13:40
Ilustrasi. Foto by Metro Asahan
2 dari 3 halaman

“Enam pelaku kelompok kriminal bersenjata yang ada di Aceh Timur dan Aceh Utara sudah ditangkap. Ini rentetan kejadian hari Minggu yang membuat seorang anggota Bhayangkara Polri gugur,” kata Brigjen Pol Yanto Tarah, Senin (27/8/2018) di Banda Aceh.

Menurut Yanto, keberadaan kelompok bersenjata ini sudah lama terpantau oleh petugas keberadaannya. Kelompok ini merupakan para perompak laut yang ada di wilayah perairan Aceh Timur. Makanya bergitu ada kejadian ini, kurang dari 18 jam berhasil diungkap dan ditangkap pelakunya.

“Pimpinan kelompok itu meninggal ditembak oleh petugas karena hendak melempar granat ke arah petugas,” jelasnya.

Sebelumnya dugaan awal kelompok tersebut hendak menyelundupkan narkoba. Namun Yanto menyebutkan belum menemukan ke arah ada perederan narkoba. Akan tetapi ini masih murni kelompok kriminal bersenjata yang menjadi perompak di perairan Aceh Utara dan Aceh Timur selama ini.

Kendati demikian, Yanto tak menampik Pantai Bantayan, Aceh Utara itu merupakan wilayah sering masuk peredaran barang haram. Baik itu narkoba maupun sejumlah barang tanpa izin lainnya, termasuk jalurnya penyelundupan senjata api.

“Memang  ini benar sering dipelgunakan menjadi jalurnya penyelundupan senjata dan narkoba,” tukasnya.

Barang bukti yang berhasil didita dari perompak itu sepucuk senjata api AK-56, satu granat manggis dan nenas, 19 butir amunisi, 5 pisau, KTP dan Pasport milik pelaku yang tewas. Saat ini keenam pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Aceh Utara guna pengembangan lebih lanjut.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.