HABADAILY.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta kepada Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo agar berkesempatan hadir untuk membuka Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 yang berlangsung 5- 15 Agustus 2018.
"Kita berharap bapak Presiden bisa berhadir untuk membuka secara resmi PKA ke-7 yang akan berlangsung pada 5 Agutus mendatang. kehadiran Bapak Presiden menjadi semangat penyemangat masyarakat Aceh setalah dilanda musibah," Kata Ketua DPRA, Teungku Muharruddin di ruang kerjanya, Jumat (20/07/2018) di Banda Aceh.
Kata Muharuddin, kehadiran Presiden menjadi sebuah semangat baru bagi Aceh dan menjadi sebuah kepercayaan kepada investor untuk menanam modal di Aceh.
"Seperti diketahui beriringan dengan even PKA-7 Wali Nanggroe Aceh juga akan menyematkan penghargaan kepada Panglima TNI. Kepada Dinas Pariswata Aceh dan dinas - dinas terkait untuk bisa bekerja all out agar pegelaran ini bisa berjalan maksimal, tidak terkesan biasa - biasa saja," tegasnya.
Kepada pemerintah kabupaten/kota di Aceh, Muharuddin juga menegaskan agar semuanya bekerja maksimal dalam meyuseskan PKA-7 tahun ini.
"Sesuai dengan semangat Pemerintah Aceh untuk menekan angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja, maka setiap acara yang diselenggarakan di Aceh diharapkan mampu memberi dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat," Harapnya.
PKA 7 akan berlangsung sejak tanggal 5 hingga 15 Agustus 2018. Berbagai atraksi budaya pun akan mengisi acara tersebut diantaranya, pertujukan seni tari tradisi dan aneka lomba, pemberian anugerah budaya kepada individu, kelompok maupun lembaga yang melestarikan dan budaya Aceh. Selain itu juga akan ada pameran budaya, bisnis kepariwisataan, pasar seni niaga dan suwa Aceh. []