Sementara untuk menghadapi kejuaraan itu, para atlit tim Podsi Simeulue telah melakukan tahapan latihan dan karantina. Diperkirakan akan berangkat dari pulau Simeulue menuju arena kejuaraan Perahu Naga di Palembang pada Minggu 8 Juli 2018.
Ketua Podsi Simeulue, Agam Becu mengatakan akan mengirim 29 atlet dalam even tersebut, terdiri dari 12 atlet putri dan 17 orang atlet putra yang akan turun di cabang dengan masing-masing lintasan cabang 200 meter dan lintasan cabang 500 meter.
"Kita targetkan juara atau masuk dalam 10 besar, dan karena ini membawa tim atlet dalam jumlah besar, tentu butuh dukungan dan doa dari masyarakat Aceh. Pemerintah Kabupaten Simeulue hanya membantu dana Rp.25 juta sudah termasuk biaya PP Simeulue - Banda Aceh," imbuhnya.
Cabang olahraga dayung di bawah Podsi Simeulue telah memiliki segudang prestasi dan jam terbang laga tanding di sejumlah kejuaraan perahu naga tingkat nasional dan daerah, termasuk kejuaraan perahu naga tingkat Asia Tenggara di Malaysia sekitar tahun 2011-2012lalu dan menjadi salah tim atlet dayung yang diperhitungkan di tanah air.
Tidak hanya memiliki segudang prestasi di sejumlah kejuaraan tingkat daerah, nasional dan regional. Atlet dayung Simeuleu juga telah memperkuat tim Sea Games Indonesia, sehingga cabang olahraga dayung Perahu Naga (Dragon Boat) ditetapkan menjadi cabang olah raga andalan Kabupaten Simeulue.