Pemko dan BPOM Komit Awasi Obat Makanan di Banda Aceh

February 25, 2018 - 22:19
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Kepala BPOM Banda Aceh, membubuhkan tandatangan komitmen mengawasi obat dan makanan di Banda Aceh | IST
2 dari 2 halaman

“Secara umum yang kita ketahui, untuk makanan yang paling banyak ditemukan ialah penggunaan zat pengawet seperti formalin, borax maupun zat pewarna non makanan. Sementara untuk obat-obatan juga banyak ditemukan penggunan zat kimia berbahaya, terutama untuk produk-produk kecantikan,” ungkapnya.

Menurut wali kota, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan dalam meminimalisir risiko penggunaan makanan dan obat berbahaya. “Paling tidak, masyarakat berani melaporkan sekiranya menemukan obat ataupun makanan serta kosmetik yang mengandung zat berbahaya,” katanya.

Menutup sambutannya, Aminullah mengucapkan selamat HUT ke-17 kepada Badan POM RI, dan terima kasih atas kerjasamanya selama ini dengan melibatkan unsur dari Pemko Banda Aceh dalam setiap melakukan inspeksi ke lapangan.

“Ini menandakan bahwa selama ini koordinasi BBPOM dengan Pemko Banda Aceh sudah berjalan dengan sangat baik, dan sekali lagi kami berharap kerja sama ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi demi kemaslahatan masyarakat kita,” pungkasnya pada acara yang turut dihadiri oleh Kepala BBPOM di Banda Aceh Zulkifli dan sejumlah Kepala SKPK di lingkungan Pemko Banda Aceh tersebut. [jp/rel]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.