Gubernur Aceh Bantah Pertamina Mundur dari Proyek Geothermal Seulawah

October 5, 2017 - 12:41
Pipa Panas Bumi. ©2014 merdeka.com/alwan ridha ramdhani

HABADAILY.COM - Pemerintah Aceh membantah secara tegas informasi yang beredar bahwa PT Pertamina Geothermal Energy mengundurkan diri dari proyek Geotermal Seulawah Agam.

Menurut Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, hingga sekarang belum ada laporan apapun terkait dengan isu tersebut. Karena pihak PT Pertamina Geotehrmal Energy masih komit menjalankan proyek tersebut bersama dengan Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA).

Penandatanganan joint venture antara PDPA dan PT Pertamina Geothermal Energy untuk membentuk perusahaan baru, sebagai perusahaan patungan yang diberi nama PT Geothermal Energy Seulawah (PT GES) masih berjalan dengan baik.

"Tidak mungkin mundur, kalau mundur mereka bayar, sudah. Kalau pun mau mundur saya duluan yang dihubungi, kenapa kabar anginnya yang dihubungi," ujar Irwandi Yusuf di Banda Aceh, Kamis (5/10/2017).

Irwandi juga menyebutkan, tidak mungkin mereka mundur sembarangan. Bila pun mundur, mereka akan menghubungi dirinya terlebih dahulu dan akan memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Progres mereka yang buat, bagaimana mau mundur, tidak sembarangan mundur, nantilah saya akan cari sumber berita yang akurat,” kata Irwandi.

Proyek geothermal di Seulawah Agam Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi sebesar 165 megawatt (MW). Untuk tahap awal, rencananya PT GES akan menggali sumur geotermal sebanyak 55 MW di Seulawah Agam. Selanjutnya akan terus dilanjutkan sampai mencapai 165 MW.

Irwandi meminta agar geothermal Seulawah bisa selesai dalam jangka paling empat tahun. Menurutnya, bisa saja ini dilakukan dengan cara bila satu sumur geothermal memiliki panas bumi langsung dipasang turbinnya setelah selesai digali.[merdeka/acl]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.