"Harus tetap kuat dan jangan takut," ujar Gubernur memberi semangat kepada Sultan yang akan segera menjalani perawatan di RSUZA.
Tiba-tiba seorang penderita kanker rongga mulut, Ernawati mengutarakan keinginannya untuk memiliki mesin jahit. Tgk Agam pun langsung mengabulkan keinginan siswi kelas dua SMK ini yang sedang menjalani perawatan.
"Padup saboh mesin jahit nyan (berapa harga satu unit mesin jahit?)," tanya Tgk Agam.
"Sekitar Rp 2 juta Pak Gub," kata salah seorang pengurus C-Four Aceh singkat.
Tanpa menunggu lama, Tgk Agam pun merogoh saku celana dan memberikan uang tunai senilai Rp 2 juta kepada Ratna Eliza. "Tolong nanti didampingi dan langsung dibelikan, supaya Erna bisa segera menggunakan mesin jahitnya," pinta Tgk Agam kepada relawan C-Four.
Hayatunnufus, gadis penderita Leukemia (kanker sel darah) asal Aceh Timur juga mendapatkan kejutan dari Tgk Agam. Hayatunnufus berkeinginan masuk pesantren, karena masih menjalani perawatan, atas saran Ratna ia didaftarkan di pesantren terdekat di Banda Aceh.