Mendagri Himbau Politikus tak Tebar Fitnah dalam Adu Program

August 5, 2017 - 11:44
Mendagri Tjahjo Kumolo

HABADAILY.COM -Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta politikus tidak menebar statemen yang bernada kebencian dan fitnah.

"Sebagai Mendagri saya mengharapkan, mari adu konsep, adu program. Membangun negara dengan baik dan sistem pemerintah presidential yang efektif. Jangan menebar kebencian, fitnah, tuduhan," kata Tjahjo di Rapimnas Hanura, The Stone, Bali, Jumat (04/08/2017).

Dia pun mencontohkan kasus yang terjadi belum lama ini, ada politikus yang menuduh parpol sama dengan PKI. "Itu adalah hal yang mengada-ngada. Terus enak aja langsung minta maaf. Lo opini udah bergulir. Saya kira semacam ini harus disikapi dengan tegas. Ada UU-nya kok menebar fitnah, menebar kebencian," tegas Tjahjo.

Dia pun meminta agar ketua umum partai bisa turun dan mengimbau kadernya agar menciptakan kondisi yang baik."Imbauan ya ketua umumnya yang mengimbau dong, bukan orang lain," kata Tjahjo Kumolo.

Sebelumnya, politikus Gerindra Arief Poyuono meminta maaf kepada Ketua Umum PDIP Megawati Sukarno putri karena menyamakan PDIP dengan PKI.

Ujaran provokatif juga dilakukan politikus Nasdem Viktor Laiskodat yang menyebut sejumlah partai seperti Gerindra, Demkorat, PKS dan PAN mendukung berdirinya negara khilafah.[liputan6/jp]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.