Derita Usus Buntu, ABK Asal Filiphina Dievakuasi di Banda Aceh

January 26, 2017 - 17:29
2 dari 2 halaman

“Saat hendak kita evakuasi, sempat terkendala gelombang tinggi mencapai dua meter, maka sedikit lama mencapai 8 jam,” jelas Supriyadi.

Setelah dievakuasi, korban langsung diserahkan pada pihak tim Karantina Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Kemudian korban dibawa ke RSUZA, Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan medis selanjutnya.

“Korban langsung dibawa RSUZA Banda Aceh, untuk mendapatkan perawatan Medis,” tutupnya.[acl]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.