Ridwan Kamil Bocorkan Rahasia Bandung Bisa Bersih

November 25, 2016 - 09:33

HABADAILY.COM - Kesuksesan Kota Bandung menjadi percontohan kota terbersih di Indonesia bukan perkara mudah. Saat ia pertama kali memimpin tahun 2013 lalu, kota Bandung kotor dan sangat jorok.

Walikota Bandung, Ridwan Kamil harus bekerja keras agar Bandung kota wisata bisa bersih. Dari ia turun langsung memungut sampah, hingga meminta tolong pada ulama agar setiap ceramah berisi tentang kebersihan selama satu tahun.

Alhasil, selama tahun 2014 semua penceramah diminta tema tausiahnya tentang kebersihan setengah dari iman. Hasilnya, target Bandung mendapatkan Adipura tahun 2016, ternyata tahun 2015 Bandung berhasil meraih penghargaan tertinggi kota bersih di Indonesia.

“Saat itu saya minta pak Kiyai agar ceramah temanya dengan kebersihan itu setengah dari iman selama satu tahun. Alhamdulillah berhasil, ada kesadaran masyarakat tidak buang sampah semberangan,” kata Ridwan Kamil pada acara diskusi Konferensi City Sanitation Summit (CSS) XVI di Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (24/11/2016).

Ridwan Kamil juga mengaku, untuk mempelajari membuat kota bersih dan akses sanitasi yang layak. Ia berkunjung ke Jepang, Negara yang dikenal kota terbersih di dunia.

“Saya ke Jepang, kota yang sangat bersih ada nenek-nenek yang pungut sampah, padahal kota sudah bersih. Maka sampai saya kembali, maka saya buat kegiatan gerakan pungut sampah,” jelasnya.

Gerakan pungut sampah ini, sebutnya, rutin diperintahkan terutama di sekolah-sekolah dan instansi pemerintah setiap Senin, Rabu dan Jumat. Anak sekolah dan warga lainnya diminta untuk memungut sampah.

“Hidup bersih dan akses sanitasi yang layak itu kesimpulannya itu pada pola piker masyarakat. Jadi saya lebih fokus membina generasi penerus seperti anak-anak sekolah, karena orang tua kadang susah diatur,” sebutnya.

Lanjutnya, gerakan pungut sampah ini tidak hanya diperintahkan pada warganya. Akan tetapi, ia sendiri memberi contoh dengan cara turun langsung memungut sampah menggunakan sepeda.

“Saya turun langsung, di sepeda saya ada plastic tempat sampah. Jadi pemimpin itu tidak harus selalu berada di depan, tetapi harus sering berada di tengah-tengah,” jelasnya.

 

Ridwan Kamil juga mengisahkan dirinya dihukum membersihkan toilet selama satu minggu saat ia duduk di Sekolah Dasar (SD). Karena dia pecahkan kaca jendela sekolah, setelah bola yang ditendangnya membentur jendela.

“Toilet dulu sangat kotor. Saya bersihkan dulu karena hukum. Memori inilah terinspirasi untuk memperbaiki toilet di Bandung harus bersih. Biasakan hidup bersih,” jelasnya.

Bahkan ia perintahkan agar semua toilet sekolah di Bandung toilet harus setara dengan hotel bintang tiga. Sehingga sekolah di Bandung diharapkan, tidak ada toilet yang jorok dan kotor.

“Saya perintahkan langsung kepada pihak sekolah agar toilet harus setara dengan hotel bintag tiga. Kalau mau tau bagaiaman, saya suruh dating ke hotel bintang tiga, meskipun sekarang belum semua sekolah seperti itu,” tutupnya.[acl]

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.