HABADAILY.COM - Pengikisan di pinggiran Pantai Jilbab Desa Palak Kerambil, Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) semakin mengkhawatirkan. Sejumlah warga yang bermukim di pinggiran pantai tersebut mengaku mulai resah dengan keadaan itu.
Untuk mengantisipasinya abrasi tersebut, pemerintah setempat melalui Badan Penggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya telah mengusulkan anggaran untuk membangun tanggul pengaman ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. .
Kepala BPBK Abdya, Amiruddin mengatakan anggaran pembangunan tanggul pengaman yang telah diusulkan pada tahun 2017 ke BNPB Pusat berupa tanggul yang terbuat dari bongkahan batu besar. Susunan batu-batu besar tersebut dinilai dapat menghambat terjadinya abrasi.
"Tanggul pengaman dengan batu besar ini sangat tepat untuk membendung abrasi di Pantai Jilbab, kalau dibiarkan tanpa adanya penanganan yang serius, maka dapat mengancam keselamatan pemukiman warga di desa kawasan setempat, bahkan para petani akan mengalami kerugian besar," kata Amiruddin, Rabu (02/11/2016).
Sebelumnya, tambah Amir, pihaknya telah membuat penahan ombak sementara atau darurat, bersama masyarakat setempat secara gotong royong. Tanggul darurat itu dengan cara menyusun 2.500 karung berisi pasir di sepanjang bibir pantai.
"Namun tanggung itu sifatnya sementara saja. Tanggul yang ada ini juga tidak bisa menahan ombak besar apalagi di saat naik pasang dengan ombak besar dan tinggi," ujarnya.[jp]