Kapal KN Kresna milik SAR Aceh.
2 dari 2 halaman
Menurut Soelistyo, Basarnas yang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) tersebut, tetap harus fokus pada kegiatan tanggap darudat, operasi dan evakuasi.
“Itu kan tugasnya Basarnas. Tapi kalo ditanya ke saya pribadi, saya akan bilang bahwa yang terpenting adalah pencegahan," pungkasnya.
KN Krestas 232 diproduksi pada tahun 2014 oleh PT Karimun Anugerah Sejati Batam Indonesia dan selesai pada tahun 2015 lalu. Selain itu, kapal ini memiliki panjang 40 meter dan lebar delapan meter. Berkonstruksi alumunium, memilik tiga mesin utama dan mampu berlayar hingga 30 Knots (54 meter/jam). Saat ini KN Kresna diawaki oleh 12 orang.[acl]
Ikuti Saluran Habadaily via WhatsApp.
Follow
Ikuti Berita Habadaily di Google News.
Follow