"Syarat itu salah satunya adalah mahasiswa yang aktif kuliah dan mahasiswa kurang mampu. Namun hal itu semua tidak bisa dijalankan tanpa persetujuan dari Pemerintah Abdya,” ujar khalis.
Penempatan mahasiswa di Asrama baru lanjut Khalis, merupakan hal yang penting. Menurutnya hingga kini masih ada mahasiswa Abdya yang kurang mampu dan terpaksa harus membayar biaya kost untuk tetap tinggal di Banda Aceh selama proses perkuliahan. "Pemerintah tidak serius menyelesaikan persoalan ini," tegasnya.
Mahasiswa saat ini masih menempati bangunan lama bantuan aspirasi Almanar yang dibangun pada 2009 lalu. Namun asrama yang ada saat ini belum cukup menampung mahasiswa kurang mampu lainnya asal Abdya.[din]