HABADAILY.COM - Kapolda Aceh mengintruksikan jajaran Polisi Resor (Polres) Simeulue untuk meningkatkan penjagaan di semua sisi yang mudah disusupi teroris. Mulai dari bandara hingga sejumlah pelabuhan laut baik pelabuhan besar maupun kecil di kepulauan tersebut.
Pengawasan itu juga dilakukan dalam 24 jam dan dilaksanakan hingga situasi teror mereda. Iintruksi tersebut menyusul insiden peledakan bom dan baku tembak siang hari di Jakarta dua hari lalu. "Pengamanan ini perintah langsung dari Polda Aceh, kepada seluruh Polres dan Polsek. Aceh termasuk Simeulue saat ini dalam siaga satu,” kata Wakapolres Simeulue Kompol Zainuddin, Sabtu (16/01/2016).
Selain pengawasan, polisi juga menggelar operasi atau razia terhadap kenderaan, baik yang ada di Simeulue maupun kenderaan yang hendak masuk dan yang hendak keluar daerah. “Ini untuk antisipasi adanya penyusup atau para peneror agar tidak ada yang berkeliaran di Simeulue,” katanya.
Amatan Habadaily.com, razia untuk pemeriksaan identitas dan dokumen berbagai jenis kenderaan bermotor mulai digelar sejak Jumat 15 Januari 2016 di salah satu ruas jalan jalur dua Kota Sinabang. Dalam razia tersebut juga turut melibatkan sejumlah Polisi Militer dan TNI.
Para penumpang kapal Fery yang tiba di Simeulue, Sabtu (16/01/2016) pagi juga terlihat digeledah oleh petugas termasuk barang bawaan serta identitas penumpang.[jp]