HABADAILY.COM - Maskapai nasional Garuda Indonesia tidak melayani penerbangan rute dari Bandara Maimun Saleh, Sabang menuju Kualanamu, Medan Sumatera Utara. Pembatalan keberangkatan disebabkan tebalnya kabut asap. Selain asap penerbangan dibatalkan juga akibat tingginya curah hujan di Sabang.
Kabut asap di Sabang merupakan kiriman dari Palembang, Pekan Baru dan Jambi sejak dua hari belakangan. Kepala Stasion Meteorologi Kota Sabang, Siswanto menyatakan dampak kebakaran telah mengangu jarak pandang hingga berisiko untuk penerbangan.
Menurut Siswanto, hasil pantauan dari satelit terdeteksi potensi kabut asap cukup tinggi dan mengarah ke Sabang kiriman dari Riau karena arah angin timur tenggara atau angin barat menutup langit Sabang. Melihat tebalnya kabut asap, ia menduga hutan di tiga provinsi tersebut bukan terbakar tapi dibakar.
"Kabut asap sangat tebal, dan itu bukan faktor kebakaran hutan, tapi hutan yang dibakar. Tidak mungkin kabutnya setebal ini kalau kebakaran," jelas Siswanto, Jum'at (04/09/2015). Biasanya Garuda Indonesia melayani penerbangan menuju Sabang dari Kualanamu dalam sepekan tiga kali menggunakan ATR-72.