HABADAILY.COM - Belum tertangkapnya Din Minimi, pimpinan kelompok kriminal bersenjata di Aceh memiliki alasan sendiri bagi pihak kepolisian. Medan yang berat, lalu kelompok ini berpindah-pindah menyulitkan petugas meringkus Din Minimi.
Kapolda Aceh, Irjend Pol M Husen Hamidi menampik secara tegas belum diringkusnya Din Minimi kegagalan pihak kepolisian. Akan tetapi, Polri telah banyak melakukan upaya pengejaran dan bekerja secara profesional dan sangat berhati-hati.
Dia mengaku dari upaya pengejaran yang dilakukan sudah banyak keberhasilan yang diperoleh pihak kepolisian. Tertangkapnya sejumlah anak buah Din Minimi, tewasnya beberapa anggotanya dan disitanya senjata api yang mereka miliki merupakan keberhasilan Polri menumpas aksi kriminalitas.
“Polri sudah lakukan pengejaran dan sudah banyak berhasil. Namun harus diakuinya sulitnya menangkap Din Minimi karena faktor medan yang berat dan mereka tinggal berpindah-pindah,” kata Irjend Pol M Husen Hamidi, Jumat (28/8) di Mapolda Aceh.
Kapolda bahkan mengkliam kekuatan kelompok Din Minimi sekarang kian melamah. Selain banyak anggotanya yang sudah dilumpuhkan hingga ditangkap, pergerakannya juga semakin sempit seiring polisi kian memperketat pengawasan.
Sempitnya ruang gerak kelompok kriminal ini semakin mempersulit mereka untuk mendapatkan logistik, terutama kebutuhan makanan mereka sehari-hari. Karena polisi semakin memperkatat pengawasan hingga memutuskan mata rantai suplai logistik untuk mereka.
“Tinggal beberapa orang saja kekuatan mereka, selebihnya sudah kita tangkap,” tukasnya.
Hingga sekarang Polri sudah berhasil menangkap 29 orang anggota kelompok Din Minimi, 1 orang kelompok Gambit dan 2 orang kelompok Raja Rimba. Diantaranya 6 orang meninggal dunia dari kelompok kriminal bersenjata Din Minimi.
Sedang barang bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku senjata api laras panjang dan pendek sebanyak 22 pucuk. Terdiri dari 4 pucuk AK 47, 9 pucuk AK 56, 1 pucuk SS1V2, 1 pucuk SS V3, 1 pucuk PRD, 2 buah GLM, 2 pucuk senpi rakitan, 2 pucuk FN dan 1 puduk refolver. Sedangkan amunisi yang berhasil disita sebanyak 4.320 butir, 14 buah magazen, 1 buah granat manggis dan sejumlah barang bukti lainnya.
“Kita akan kejar sampai semua tuntas, makanya kita terus menghimbau agar mereka segera menyerahkan diri saja, itu jauh lebih baik,” pintanya.[]