Hati-hati Bila Melewati Jalan Lintas Keumala - Sakti

Kon.Rudi | habadaily.com | 06 Desember 2017, 20:23 WIB
Hati-hati Bila Melewati Jalan Lintas Keumala - Sakti Ruas jalan penghubung antar Kecamatan Sakti dan Titeu Keumala, Kabupaten Pidie amblas dan menimbulkan lubang besar di tengah jalan, Rabu (06/12/2017) sore| Rudi | Habadaily.com

HABADAILY.COM- Ruas jalan penghubung antar Kecamatan Sakti dan Titeu Keumala, Kabupaten Pidie amblas dan menimbulkan lubang besar di tengah jalan, Rabu (06/12/2017) sore. Pengguna jalan harus berhati-hati jika melewati, tepatnya di perbatasan Gampong Leupeun- Jumpa, Kecamatan Sakti.

Amblasnya jalan tersebut karena terjangan arus air akibat hujan deras yang melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir. Luas badan jalan yang longsor, sekitar satu meter lebih dengan kedalaman lubang mencapai dua meter atau hingga ke dasar tanah.

“Jalan ini longsor disebabkan gorong-gorong sudah hacur di hantam banjir, sehingga jalan amblas,” kata Sekretaris gampong Leupeum Sakti, Muhammad Rauzi, Rabu (06/11/2017) sekitar pukul 17.00 wib.

Saat ini kondisi jalan,katanya, rawan kecelakaan, badan jalan bahkan terancam ambruk dan putus dikikis tanah dinding penahan jalan, sementara gorong-gorong sudah bergeser diterjang air banjir.

Warga yang melintasi jalan tersebut terpaksa haru berhati-hati. Bahkan untuk kendaraan roda empat total tidak bisa di lalui lagi, dan terpaksa harus melewati jalan pintas lewat lorong perkampungan warga gampong Beutong Pocut.

“Sekarang kondisi sudah sangat bahaya, yang tersisa cuma badan jalan cukup untuk di lewati sepeda motor dan pejalan kaki. Kalau untuk mobil terpaksa harus memutar balik arah,” ujarnya.

Akibat amblasnya jalan tersebut hampir saja menelan korban jiwa. Rauzi menyebutkan sekitar dua hari yang lalu dua orang pengendara terperosok ke dalam lubang tersebut, beruntung keduanya selamat.

Ia meminta pemerintah setempat segera memperbaikinya sebelum menelan korban jiwa. Jika dibiarkan makan kwatir akan berdampak akan abrasi besar-besaran akibat tergurus erosi.

“Kalau bisa pemerintah untuk segera memperbaiki, karena kondisi jalan sudah dalam bahaya. Kemudian jalan ini merupakan jalan yang banyak di lalui kendaraan setiap harinya,” M. Rauzi. [jp]