DATA BMKG 15 Juni 2021

Edukasi Satgas Covid-19 Gampong di Kabupaten Bireuen Diapresiasikan

Edukasi Satgas Covid-19 Gampong di Kabupaten Bireuen Diapresiasikan

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Aceh Saifullah Abdulgani (SAG).

HABADAILY.COM—Langkah aparatur gampong dalam Kabupaten Bireuen membekali Satgas Covid-19 Tingkat Gampong dengan pelatihan dan edukasi mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Antara lain apresiasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Bireuen dr Irwan A Gani dan Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Aceh Saifullah Abdulgani (SAG).

Seperti diketahui, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bireuen terus meningkat yang ditandai bertambahnya jumlah korban meninggal dunia, serta angka penyebaran virus ini terus merangkak pasca lebaran Idul Fitri 1422 H. Karena itu, perlu mendapat respon serius para aparatur desa di wilayah itu, untuk ikut berperan mencegah dan menangani persoalan tersebut.

Di antaranya, mempersiapkan Satgas Covid-19 Gampong yang memiliki skill, guna melindungi dan membantu warga yang terpapar virus corona hingga ke seluruh pelosok desa. Khususnya, turut membekali petugas ini dengan edukasi yang efektif dalam menghadapi kasus Covid-19 di lingkungan masing-masing.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dr Irwan A Gani meminta semua pihak bekerja sama, guna memutuskan mata rantai Covid-19 dan ancaman penyebarannya. Selain selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, juga membantu masyarakat yang sedang mengalami kasus covid, mulai tingkat kabupaten, kecamatan hingga ke desa-desa,” kata dr Irwan.

Menurutnya, seluruh lapisan masyarakat memiliki peran serta tanggungjawab, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Termasuk, dengan memaksimalkan fungsi Satgas Covid-19 Gampong yang telah dibentuk di seluruh Aceh.

"Dibutuhkan peran dan dukungan semua pihak, dalam menghadapi kondisi pandemi ini. Aparatur gampong harus bisa melibatkan Satgas Covid-19 yang memiliki skill, dengan mengikuti edukasi dan pelatihan khusus, tentang upaya pencegahan maupun penanganan warga yang suspect Covid-19, supaya tidak menimbulkan cluster baru," ungkapnya.

Dia mengapresiasi langkah pihak gampong, atas kegiatan pelatihan dan edukasi Satgas Covid-19. Namun, harus tetap mengutamakan prokes. "Kegiatan ini sangat tepat, mereka perlu diedukasi dan diberi pemahaman tentang tatacara pencegahan, serta penanganan warga yang suspect Covid-19," ujarnya.

Selain itu, juga meminta Pilar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 yakni TNI-Polri, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimca), dan elemen lintas sektoral, terdiri dari Puskesmas, Kantor Urusan Agama (KUA), Palang Merah Indonesia, serta Satgas Covid19 Tingkat Gampong untuk melaksanakan giat patroli gabungan pembagian masker dan imbau warga agar selalu disiplin.

"Khusus kepada Satgas Gampong, agat memfungsikan posko-posko serta selalu mengingatkan warga untuk mentaati dan selalu mengikuti anjuran pemerintah, sehingga kita mampu bangkit dari situasi pandemi ini," sebutnya.

 

Kepala BPBD Kabupaten Bireuen, Teguh Mandiri Putra menuturkan, dengan adanya Satgas Covid-19 yang terlatih di setiap desa, maka dapat segera mengisi posko gampong. Sehingga, akan sangat membantu tugas tim Satgas Kabupaten dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, guna menurunkan jumlah Covid-19.

"Satgas Covid-19 Gampong sebagai ujung tombak di desa, dapat bersinergi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten, dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanganan kasus Covid-19 hingga ke seluruh pelosok desa," jelasnya.

Dia berharap, edukasi Satgas Covid-19 Gampong dapat berjalan maksimal, serta benar-benar diikuti secara intens dan serius, sehingga benar-benar bisa membekali para peserta dengan ilmu serta ketrampilan khusus, demi keberlanjutan tugas-tugas mengatasi kondisi pandemi.

Apresiasi serupa juga disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Aceh Saifullah Abdulgani yang menjadi narasumber pada Pelatihan Edukasi Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 tingkat gampong yang digelar di Kampus Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, sejak 26 Mei sampai dengan 13 Juni 2021.

Menurut pria yang akrab disapa SAG ini, pembekalan bagi Satgas Covid-19 tingkat gampong sangat penting, karena mereka menjadi garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di lingkungan masyarakat.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru