Mohderzam Kembali Ramaikan Kancah Musik Lewat Single 'Dek Intan'

April 18, 2026 - 14:47
Mohderzam Kembali Ramaikan Kancah Musik Lewat Single 'Dek Intan'. (FOTO: HO I HABADAILY.COM)

HABADAILY.COM - Denyut dunia musik dan infotainment Aceh kembali berdetak kencang serta menaruh harapan besar dengan hadirnya sebuah karya kolaborasi lintas negara. Penyanyi yang memiliki garis keturunan berdarah Aceh, Mohderzam, kembali meramaikan kancah musik internasional.

Langkah meyakinkan ini ditandai dengan perilisan single terbarunya yang bertajuk "Dek Intan". Kehadiran lagu ini bukan sekadar karya musik biasa, melainkan sebuah simbol perekat budaya melalui kolaborasi apik antara label musik ternama asal Malaysia, Buana Rama Malaysia, dengan label lokal kebanggaan Aceh, Rasya Production.

Menyelami lebih dalam tentang mahakaryanya, lagu "Dek Intan" diciptakan secara langsung oleh Erzam yang bertindak sebagai komposer tunggal. Menurut penuturan Erzam, karya terbarunya ini mengusung genre pop yang dibalut dan dikemas dengan aransemen musik kekinian yang segar dan easy listening. Nuansa romansa yang kental langsung terasa sejak bait pertama lagu ini dilantunkan.

Penggalan lirik menjadi pembuka yang sempurna untuk membuai para pendengarnya, membawa mereka ke dalam nuansa kasmaran yang mendalam dan mudah diingat.

Berbicara tentang makna di balik melodi yang indah tersebut, lagu ini mengusung tema yang ringan namun sangat lekat dengan kehidupan banyak orang.

"Lagu ini secara khusus menceritakan tentang kisah cinta romantis dari dua remaja yang sedang dimabuk asmara dan berada dalam fase sangat bahagia," kata Managing Director, Muhammad Cut Adek, saat memberikan keterangannya pada Sabtu (18/04/2026).

Proses kreatif di balik layar "Dek Intan" tentu melibatkan sejumlah nama besar dan talenta berbakat dari industri musik Nusantara. Lagu ini dirilis di bawah naungan publishing raksasa Luncai Emas Sdn Bhd yang dipimpin oleh maestro legendaris, Dato' M. Nasir.

Aransemen musiknya dipercayakan kepada Teuku Rafiul dari Berdan Studio. Sementara itu, tim kreatif musik diisi oleh deretan seniman hebat seperti Teuku Rafiul, Yusri Studio, Safwan Ibnoe Arhas, hingga Ebon Ibanez. Tidak ketinggalan, untuk menyempurnakan visualisasinya, penggarapan video musik ditangani secara profesional oleh tangan dingin Muhammad Tahar dari 44 Studio.

Lagu yang akan diluncurkan pada 17 Maret 2026, Semoga mendapatkan tempat istimewa di hati para penikmat musik Tanah Rencong dan Negeri Jiran.

Strategi distribusinya pun dirancang untuk memaksimalkan jangkauan pendengar di kedua negara bertetangga tersebut. Para penggemar setia dapat menikmati "Dek Intan" melalui platform YouTube yang disesuaikan dengan wilayah masing-masing.

Untuk para pendengar di wilayah Malaysia, video musik dan audio tersedia secara eksklusif di kanal YouTube Buana Rama. Sementara itu, bagi penikmat musik di wilayah Indonesia, khususnya di Aceh, karya ini dapat dinikmati melalui kanal YouTube resmi Rasya Production.

Sinergi apik antara dua negara melalui label musik yang berbeda ini rupanya telah memiliki fondasi yang kuat. Muhammad Cut Adek menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah sebuah komitmen berkelanjutan demi kemajuan industri musik serumpun.

"Kerjasama yang terjalin erat ini bukan lagi hal yang baru bagi kami, karena sebelumnya kami juga sudah beberapa kali melakukan proyek kolaborasi serupa yang membuahkan hasil memuaskan. Dengan hadirnya "Dek Intan", diharapkan jembatan musikal antara Aceh dan Malaysia akan semakin kokoh dan terus melahirkan karya-karya brilian di masa depan," tutup Cut Adek.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.