Simfoni Benang Emas di Ujung Jari Pengrajin Kasab Abdya

April 16, 2026 - 13:21
Pasangan Duta Wisata Aceh Barat Daya 2025, Najman Riadhi dan Srikandi Arman. (FOTO: HO I Duta Wisata Abdya 2025).
2 dari 3 halaman

"Di balik kilaunya, pembuatan kasab memerlukan ketelitian tinggi dan waktu yang tidak singkat. Para pengrajin menyulam benang demi benang dengan sabar untuk memastikan setiap motif tersusun sempurna. Proses inilah yang memberikan nilai seni dan budaya yang sangat tinggi," tambahnya.

Kearifan Lokal Berbasis Komunitas
Meski zaman terus berubah, para pengrajin di Gampong Padang tetap setia menjaga warisan ini. Kelompok pengrajin di sana umumnya terdiri dari sekitar 11 orang yang didominasi oleh ibu rumah tangga. Keahlian ini dipelajari secara turun-temurun di dalam keluarga, menjadikannya kearifan lokal berbasis komunitas yang kuat.

Ragam Motif dan Makna
Motif Kasab Abdya didominasi oleh bentuk flora seperti bunga, daun, dan sulur. Beberapa motif khas yang berkembang di Abdya antara lain:

  • Rumpun Biluluk (melambangkan kebersamaan dan kearifan lokal)
  • Pinto Aceh
  • Burung Merak
  • Biji Kacang, dan berbagai motif alam lainnya.

Secara filosofis, motif kasab tidak menonjolkan bentuk manusia, melainkan lebih mengutamakan harmoni alam dan kehidupan.

Ikon Budaya dalam Upacara Adat
Kasab sangat identik dengan dekorasi pelaminan adat Aceh. Selain untuk pernikahan, kasab digunakan dalam prosesi Peusijuek (tepung tawar) dan hiasan rumah adat. Mengingat detailnya yang sangat kompleks, satu set pelaminan kasab bahkan bisa memakan waktu pengerjaan hingga berbulan-bulan.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.