"Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kita semua untuk bersama-sama membangun universitas ini. Membangun ekosistem riset dan inovasi di kampus yang kita cintai ini, sehingga segala kepakaran yang kita miliki mampu memberi dampak yang nyata bagi masyarakat," ucap Rektor.
Baca Juga: USK Kukuhkan Enam Profesor, Profesor di USK Menjadi 52 Orang
Kelima Profesor Baru dan Orasi Ilmiahnya, dalam prosesi tersebut, masing-masing profesor memaparkan riset mendalam yang menjadi fokus kepakaran mereka:
Prof. Dr. Samingan, M.Si.
Meneliti potensi fungi lokal Indonesia sebagai agen pengendalian hayati (bioinsektisida alami). Riset ini bertujuan melemahkan hama seperti rayap sekaligus menjadi solusi ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.
Prof. Dr. Iskandar AS., S.Pd., M.A.
Menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi akademik melalui pendekatan pengajaran berbasis genre (Genre-Based Approach). Pengajaran sistematis ini krusial agar gagasan ilmiah mahasiswa dapat diterima secara meyakinkan di komunitas akademik global.