Disdik Aceh Instruksikan Sekolah Terdampak Bencana Tetap Mulai Belajar pada 5 Januari 2026
Aktivitas belajar dapat diganti dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman, atau bercerita. Menurutnya, hal ini jauh lebih bermakna sebagai bagian dari upaya pemulihan psikologis atau trauma healing bagi siswa.
“Yang utama adalah anak-anak bisa melupakan trauma dan kepedihan akibat bencana. Dengan tetap berinteraksi bersama teman-temannya di sekolah, beban mental mereka bisa berkurang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Murthalamuddin mengingatkan bahwa peran guru sangat krusial dalam masa transisi pascabencana. Guru diminta lebih peka terhadap kondisi emosional siswa yang cenderung belum stabil.
“Guru harus memahami kondisi psikologis anak-anak dan memberikan perhatian lebih. Jangan biarkan mereka berkeliaran tanpa aktivitas yang terarah di lingkungan sekolah,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa keberadaan anak di sekolah di bawah pengawasan pendidik akan menjamin mereka melakukan kegiatan positif dan terhindar dari tindakan negatif di tengah situasi yang sulit.