Media Asing Soroti Permintaan Bantuan Luar Negeri dari Korban Banjir asal Aceh
HABADAILY.COM - Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh menjadi sorotan media asing, khususnya dari Malaysia.
Media Malaysia, kosmo.com.my, memberitakan sebuah unggahan viral di media sosial yang berasal dari masyarakat korban bencana di Aceh.
Media asing tersebut menulis bahwa sebuah unggahan di media sosial Indonesia menyoroti penduduk Gayo, Aceh, yang memohon bantuan kepada Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim.
Permohonan ini muncul karena mereka mengklaim belum menerima bantuan dari pemerintah Indonesia setelah bencana banjir besar melanda wilayah tersebut. Hal ini dilaporkan oleh laman berita Harian Disway.
"Kami, penduduk Gayo memohon bantuan Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim. Penduduk kelaparan, sudah lima hari tidak ada bantuan,” tulis media tersebut, Selasa (2 Desember 2025).
“@anwaribrahim_my Tolong kami warga Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues. Kami terputus hubungan, belum ada bantuan di kampung-kampung terpencil,” tulis akun Instagram @explore_gayo.
Jumlah korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai wilayah di Aceh terus bertambah. Data terbaru Posko Terpadu Pemerintah Aceh per 2 Desember 2025 pukul 20.00 WIB mencatat 249 orang meninggal dunia, sementara 227 lainnya masih hilang.
"Korban meninggal dan hilang terus bertambah seiring pembaruan laporan dari daerah,” kata Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin.
Selain tingginya korban jiwa, dampak bencana turut meluas ke 18 kabupaten/kota, meliputi 229 kecamatan dan 3.310 gampong. Secara total, 1.452.185 jiwa atau 229.767 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, longsor, dan cuaca ekstrem.
Editor: Suryadi