Soal Geothermal Seulawah, Syech Muharram Tekankan Kondusifitas Masyarakat

June 25, 2025 - 20:28
Bupati Aceh Besar H Muharram Idris, didampingi Kepala OPD bertemu pihak PT Pertamina Geothermal TBK dengan PT PEMA di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa (24/6/2025). (Dok. Humas)

HABADAILY.COM - Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris menyampaikan dirinya mendukung penuh pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal) di kawasan Seulawah.

Hal ini disampaikannya saat bertemu dengan David P Timisela, Direktur Operasi PT Geothermal Seulawah (PT GES) di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa (24/6/2025).

"Saya atas nama kepala daerah Kabupaten Aceh Besar, siap mendukung penuh pembangunan proyek pembangkit listrik geothermal ini, sepanjang bermanfaat untuk rakyat. Saya meminta PT PGE Tbk dan PT PEMA berkolaborasi dan bersinerji dengan BUMD dan Pemerintah Aceh Besar sebagai daerah penghasil sumberdaya alam,” ujarnya.

Proyek pembangkit listrik geothermal tersebut saat ini masih dalam proses pembangunan. Proyek dilaksanakan PT Geothermal Energi Seulawah, yang merupakan perusahaan Joint Ventura Company (kerja sama) antara PT Pertamina Geothermal Tbk dengan PT PEMA tersebut.

“Saat ini (proyek tersebut) sudah memasuki tahap pengadaan tanah,” demikian laporan David P Timisela dalam sesi presentasi di pertemuan tersebut.

Dalam kesempatan itu pula, Syech Muharram berharap pihak pelaksana memahami kondisi sosial dan kultur masyarakat kemukiman Lamteuba, di Kecamatan Seulimuem, lokasi proyek ini berlangsung. 

Menurut Muharram, harus ada kondusifitas antara pelaksana dengan masyarakat setempat, sehingga proyeknya bisa sukses dan berlanjut.

"Saya meminta mari kita bersatu untuk mendapatkan manfaat atau keuntungan. baik pribadi maupun keuntungan bagi PAD daerah. Semua pihak harus saling merangkul untuk memperkuat kerja sama, sehingga nantinya proyek geothermal atau panas bumi ini akan lebih berhasil guna dan berdaya guna bagi masyarakat Aceh pada umumnya,” tambah Syech Muharram.

Sebelumnya, David P Tamisela dalam paparannya menyampaikan pembangkit listrik Geothermal Seulawah nantinya akan mampu menghasilkan day listrik sebesar 190 MW, di mana untuk pekerjaan awal akan dilakukan pengeboran sebanyak 2 sumur (lobang) dari 5 sumur yang direncanakan.

"Kami lampirkan kepada Bapak Bupati, bahwa proyek ini adalah kerjasama antara PT.PGE Tbk dengan PT. PEMA Aceh. Pekerjaan proyek ini akan melakukan pengeboran sumur untuk menghasilkan energi upa panas bumi pada suhu 220-280 derajat Celcius. Bila pengadaan tanah selesai, kami akan melakukan pengeboran awal tahap I untuk dua sumur hingga April 2026, dari lima sumur yang direncanakan. Dari keseluruhan, nantinya akan dapat menghasilkan daya listrik 190 MW,” papar David.

"Saat ini masih dalam pengadaan lahan, baik untuk lokasi pengeboran maupun untuk jalan utama akses ke lokasi.Tentu dalam proses ini kami sangat mengharapkan arahan dan bantuan dari Pemerintah Aceh Besar untuk kelancaran dan suksesnya proyek ini. Sementara ini kegiatan dilokasi masih berjalan normal, tentu atas dukungan semua pihak,” tambah David. []

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.