Inspektorat Bireuen Kekurangan Pegawai Bersertifikat Auditor

April 1, 2025 - 23:56
Hanafiah SP CGCAE, Inspektur Inspektorat Bireuen sekaligus Pj Sekda Bireuen,.

HABADAILY.COM--Inspektorat Bireuen mengalami hambatan dalam mengaudit pelaksanaan anggaran di setiap akhir tahun, baik anggaran instansi pemerintah tingkat kabupaten maupun penggunaan anggaran gampong.

"Kondisi ini disebabkan minimnya pegawai bersertifikat auditor yang kita punya," ujar Hanafiah SP CGCAE, Inspektur Inspektorat Bireuen sekaligus Pj Sekda Bireuen, Selasa (1/4/2025).

Dijelaskannya, sekarang ini pegawai Inspektorat Bireuen berjumlah 33 orang. "Di antara 33 pegawai tersebut, hanya beberapa orang  saja yang memiliki sertifikasi auditor," kata Hanafiah.

Dengan kondisi pemerintahan sekarang ini, sebut Hanafiah, idealnya Inspektorat Bireuen membutuhkan 45 auditor bersertifikat. "Ini dikarenakan sekarang ini kami juga harus mengaudit anggran 609 gampong. Auditor sejumlah itu sudah cukup maksimal dan memudahkan bagi kami untuk melakukan audit," ujarnya.

Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, lanjut dia, pegawai harus mengikuti pelatihan auditor ke Medan dan Jakarta. "Ini membutuhkan biaya Rp10 juta per orang," sebut Hanafiah.

Menurut dia, sebelumnya pernah diajukan anggran pelatihan itu ke Bupati Bireuen. "Namun hanya beberapa orang saja yang berkesempatan mengikuti pelatihan sehingga memiliki sertifikasi auditor," katanya.

Karena itu, pihaknya akan berupaya mengajukan dan membahas dengan Bupati Bireuen agar yang lainya juga bisa mengikuti pelatihan tersebut sehingga mengantongi sertifikasi auditor. "Ini sudah mendesak, karena saat ini kami benar-benar krisis pegawai yang memiliki sertifikasi auditor," imbuh Hanafiah.[]  

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.