Lebih Baik Minum Minuman Dingin atau Hangat Saat Buka Puasa?

March 4, 2025 - 11:00

HABADAILY.COM - Saat azan magrib berkumandang, umat Muslim yang berpuasa seharian tentu merasa lega karena akhirnya bisa berbuka. Namun, ada satu pertanyaan yang sering muncul: lebih baik minum minuman dingin atau hangat saat berbuka puasa?

Sebagian orang lebih suka langsung menyeruput es teh manis atau minuman dingin lainnya untuk menyegarkan tenggorokan. Di sisi lain, ada yang lebih memilih air hangat atau teh panas agar perut lebih nyaman. Lantas, mana yang lebih baik bagi kesehatan?

Baca Juga: Bolehkah Berkumur Ketika Sedang Puasa? Ini Penjelasannya

Minuman Dingin: Segar, tetapi Ada Risikonya

Minuman dingin memang bisa memberikan sensasi segar, terutama setelah seharian menahan haus. Namun, konsumsi minuman dingin secara langsung saat perut kosong dapat menyebabkan beberapa efek, seperti:

Kejutan pada Saluran Pencernaan
Setelah berpuasa, suhu tubuh cenderung lebih hangat. Jika langsung mengonsumsi minuman dingin, tubuh bisa mengalami kejutan yang mengganggu sistem pencernaan.

Memicu Sakit Perut atau Perut Kembung
Air dingin bisa memperlambat proses pencernaan karena menyebabkan penyempitan pembuluh darah di lambung. Ini bisa memicu rasa tidak nyaman, terutama bagi yang memiliki masalah pencernaan seperti maag.

Meningkatkan Produksi Lendir
Beberapa orang merasa tenggorokannya lebih berlendir setelah minum air dingin, yang bisa membuat mereka merasa kurang nyaman saat makan makanan berbuka.

Minuman Hangat: Lebih Ramah untuk Pencernaan

Minuman hangat atau suhu ruangan lebih direkomendasikan saat berbuka karena memberikan beberapa manfaat, di antaranya:

Membantu Perut Beradaptasi
Minuman hangat lebih mudah diterima oleh sistem pencernaan yang sudah beristirahat selama berjam-jam. Ini membuat proses berbuka lebih nyaman.

Melancarkan Pencernaan
Air hangat membantu merangsang enzim pencernaan dan memperlancar metabolisme tubuh, sehingga makanan yang dikonsumsi setelahnya bisa dicerna dengan lebih baik.

Menghindari Gigi Ngilu
Bagi mereka yang memiliki gigi sensitif, air dingin bisa memicu rasa ngilu. Sementara itu, air hangat lebih aman bagi kesehatan gigi.

Mana yang Lebih Baik?

Dari segi kesehatan, berbuka dengan air hangat atau suhu ruangan lebih disarankan untuk memberikan adaptasi yang lebih baik bagi tubuh. Namun, bukan berarti minuman dingin dilarang. Jika ingin menikmati kesegaran minuman dingin, sebaiknya beri jeda beberapa saat setelah berbuka dengan air hangat dan kurma agar tubuh tidak kaget. (****)

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.