HABADAILY.COM - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh resmi memulai pembangunan anjungan air siap minum bagi civitas akademika dan masyarakat sekitar. Proyek ini merupakan hasil kerja sama internasional antara pihak kampus dengan lembaga asal Turki, melalui Yayasan Seyyid Osman Hulûsi Efendi (Somuncu Baba).
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, mengaku bahwa bantuan ini merupakan buah dari hubungan diplomatik dan emosional yang kuat antara Aceh dan Turki.
"Air bersih ini sangat bermanfaat bagi keluarga besar UIN. nanti di lokasi ini akan dibangun ornamen khas Turki sebagai simbol kerja sama. Sedangkan untuk kualitas airnya, kita pastikan menggunakan standar air RO," kata Prof. Mujiburrahman, saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas tersebut di lingkungan kampus, Senin (19/01/2026).
Rektor Mujiburrahman, menjelaskan bahwa air yang dihasilkan nantinya akan menggunakan standar Reverse Osmosis (RO), sehingga aman untuk langsung dikonsumsi oleh mahasiswa maupun staf dan masyarakat.
"Untuk menjaga ketersediaan air, pihak kampus akan membangun bak penampung dengan kapasitas 10 kubik yang bersumber dari aliran PDAM. Proyek ini tidak hanya sekedar membangun, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan," ujarnya.

Orang nomor satu di UIN Ar-Raniry ini juga mengaku, bahwa untuk sistem pemeliharaan, pihaknya akan membentuk tim perawatan khusus untuk menjamin kebersihan dan fungsi alat secara jangka panjang.
"Ini adalah yang pertama, dan tentu terwujud berkat hubungan baik Aceh dan Turki selama ini. Ke depan, kami menyiapkan tim perawatan khusus agar fasilitas ini terus berfungsi optimal," pungkasnya.
Kegiatan peletakan batu pertama ini ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Sebagai bentuk syukur dan pelestarian adat Aceh, seluruh tamu undangan beserta masyarakat setempat yang hadir ikut menikmati hidangan Kuah Beulagong.
Momen makan bersama ini menambah kehangatan acara, sekaligus menjadi simbol syukur atas dimulainya pembangunan fasilitas yang akan memberi manfaat luas bagi seluruh penghuni kampus UIN Ar-Raniry.