HABADAILY.COM – Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (MAPESA) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk "Rembuk Mufakat dengan Komponen Masyarakat Kabupaten Aceh Singkil" di Hotel Alviya, Pulo Sarok, pada Kamis (20/02/2025).
Acara ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan RI dan LPDP melalui Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2024 Kategori Kegiatan Strategis. FGD ini juga menjadi bagian dari rangkaian agenda “Meuseuraya Akbar 2025” yang direncanakan MAPESA.
Forum ini juga melibatkan berbagai kalangan masyarakat lokal, seperti guru, kepala sekolah, serta perwakilan pemerintah daerah, termasuk Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil.
Diskusi yang berlangsung hangat dan produktif akhirnya menghasilkan kesepakatan bersama, salah satunya adalah usulan untuk mendirikan Museum Singkil di Aceh Singkil.
Koordinator MAPESA, Tgk. H. Taqiyuddin Muhammad, menyampaikan, pihaknya sangat bahagia bisa berkunjung ke Aceh Singkil dan salah satu hasil signifikan dari diskusi ini adalah lahirnya rekomendasi untuk pembangunan Museum Singkil di Kabupaten Aceh Singkil. Rekomendasi ini muncul setelah melihat potensi besar sejarah dan budaya Aceh Singkil yang masih kurang dikenal, baik di tingkat nasional maupun lokal.