Dinas tersebut juga bakal fokus meningkatkan keterampilan masyarakat, menurutnya hal ini untuk mengurangi ketergantungan pada migrasi ilegal.
Pihaknya menyediakan pelatihan keterampilan untuk membantu masyarakat membuka usaha atau bekerja secara mandiri, sehingga mereka dapat menciptakan lapangan kerja baru tanpa harus keluar negeri.
"Kami juga menyelenggarakan pelatihan dan pemagangan agar mereka dapat bekerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan baik di dalam maupun luar Aceh," ujarnya.
Disnakermobduk Aceh juga memfasilitasi akses ke perusahaan-perusahaan yang memenuhi standar ketenagakerjaan yang sehat dan legal.
Akmil berharap langkah-langkah ini dapat mengurangi angka TPPO di Aceh sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, sehingga mereka tidak mudah terjerat dalam sindikat perdagangan manusia.