Sesepuh GAM Ini Hingga Sekarang Masih Tinggal di Gubuk Bekas Kandang Kambing
Jika abang sepupunya memiliki uang, lanjut Muzahri, dirinya bersedia menjual tanah tersebut untuk bisa dibangun rumah layak huni. “Selama ini saya hanya memberikan izin untuk digunakan gubuk itu sebagai tempat tinggal beliau dan putranya,” imbuhnya.
Keuchik Pulo Pisang yang ditemui terpisah mengakui Jafar Alamsyah alias Teungku Itam merupakan putra asli gampong tersebut. “Tapi kami tidak bisa membantunya membangun rumah layak huni dengan anggaran desa karena beliau tidak memiliki tanah sendiri. Sementara bantuan lain seperti BLT, beliau selalu mendapatkannya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Bireuen Tgk Muhammad Hafiq SSy mengatakan sekarang ini pihaknya prioritaskan bantuan rumah untuk masyarakat kurang mampu yang sudah memiliki tanah. “Sedangkan untuk masyarakat miskin yang belum memiliki tanah, kami akan membahasnya dengan pemerintah,” ujarnya.
Tgk Muhammad Hafiq mengaku akan mencari jalan keluar agar masyarakat yang belum memiliki tanah juga bisa dibangunkan rumah layak huni. “Hal ini juga mendapat perhatian kami selama ini, tapi regulasinya belum ada ke arah itu,” sebutnya.[]