Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar Jakfar yang turut mendampingi dalam proses penyemprotan desinfektan mengatakan langkah cepat Pj Bupati Aceh Besar untuk mengantisipasi merebaknya PMK ke Aceh Besar sangat tepat.
"Langkah antisipasi ini sangat tepat, para peternak pun sangat kooperatif mengikuti prosedur yang kita tetapkan ini. Karena mereka sudah merasakan bagaimana kerugian yang dialami 2022 lalu saat PMK ini terjangkit pada ternak," kata Jakfar.
Pada 2022 lalu, Aceh Besar menjadi daerah terparah terjangkit PMK yang mencapai 12 ribu ekor lebih yang terjangkit. Pemkab segera melakukan penanganan yang intensif, termasuk menutup sementara Pasar Hewan Sibreh. []