Banjir Landa Aceh Singkil, Ribuan Jiwa Terdampak

August 11, 2024 - 22:27
Banjir menggenangi kawasan jalan di Aceh Singkil, usai hujan mengguyur kawasan tersebut beberapa hari terakhir. [Dok. BPBA]

HABADAILY.COM - Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari terakhir memicu banjir di sejumlah desa di Kabupaten Aceh Singkil pada Minggu dini hari, 11 Agustus 2023, sekitar pukul 00.30 WIB. 

Luapan air dengan cepat merendam beberapa desa di Kecamatan Simpang Kanan, Gunung Meriah, dan Danau Paris, hingga menyebabkan ribuan warga terdampak.

Di Kecamatan Simpang Kanan, enam desa terdampak banjir, yakni Desa Silatong, Lae Riman, Ujung Limus, Tanjung Mas, Cibubukan, dan Serasah. Kondisi di Desa Silatong, air mulai surut dan kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melintas kembali.

Namun, di desa-desa lain, banjir masih bertahan dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 80 cm, menyebabkan akses antar desa terhambat dan merendam fasilitas umum.

Di Kecamatan Gunung Meriah, banjir juga melanda Desa Cingkam, dengan ketinggian air berkisar antara 50 cm hingga 1 meter. Sementara itu, di Kecamatan Danau Paris, Desa Situban Makmur masih terendam air dengan ketinggian antara 30 hingga 80 cm.

Banjir tidak hanya merendam rumah-rumah penduduk, tetapi juga memutus jalan utama yang menghubungkan Singkil dan Subulussalam, tepatnya di Desa Silatong. Akibatnya, kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas, memaksa warga untuk mencari rute alternatif atau menunggu air surut.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Aceh Singkil, total warga yang terdampak banjir ini mencapai 419 kepala keluarga dengan jumlah total 1.836 jiwa. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa atau pengungsi. 

BPBD Kabupaten Aceh Singkil telah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk membantu evakuasi warga dan menyediakan perahu Polytelen untuk mempermudah akses di daerah yang masih terendam banjir.

Laporan Pusdalops BPBA, sejauh ini banjir di beberapa wilayah masih belum surut sepenuhnya, dan warga dihimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih berupaya menangani situasi tersebut. []

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.