HABADAILY.COM—Universitas Muhammadiyah Mahakarya (UMMAH) Aceh mengelar Rapat Senat Terbuka Wisuda Tahun Akademik 2023/2024 di Fauziah Convention Hall Bireuen, Rabu (12/6/2024). Dalam kegiatan itu, 77 lulusan UMMAH dari berbagai program studi menjalani prosesi wisuda.
“Pada wisuda angkatan kedua ini, ada 77 lulusan yang diwisudakan. Mereka lulusan Program Diploma, Sarjana, dan Profesi,” ujar Wakil Rektor I UMMAH, Firmawati SPsi MPd di sela-sela prosesi wisuda.
Warek Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ini menjelaskan, para wisudawan terdiri dari 45 lulusan D-III, 24 lulusan Sarjana Strata Satu, dan 8 lulusan Pofesi. “Dari total 77 orang wisudawan ini, 29 orang di antaranya lulus dengan predikat Cumlaude,” paparnya.
Dengan diwisudanya 77 lulusan tersebut, lanjut Firmawati, maka alumni Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh saat ini berjumlah 139 lulusan. “UMMAH juga patut merasa bangga, satu lulusan yang diwisuda ini telah mampu bersaing di dunia kerja hingga kancah internasional,” sebutnya.
Dia menambahkan, wisudawan tersebut bernama Reka Desiana dari Program S1 Ilmu Keperawatan yang saat ini bekerja sebagai rawatan lansia di instansi Syakai Fukushi Houjin Seijukai, Jepang. “Makanya hari ini Reka diwakili oleh ibundanya, Ibu Maryana M Amin,” kata Firmawati.

Sebelumnya, Rektor UMMAH Dr Muharrir Lc MAg mengingatkan para lulusan yang diwisuda tersebut agar menjadi muslim yang selalu mencintai ilmu dan tidak berhenti menuntut ilmu. “Dalam Islam, menuntut ilmu tidak ada batas tempat dan waktu,” katanya.
Karena itu, kata rektor, selagi masih hidup dan memiliki kesadaran maka jangan pernah berhenti belajar atau menuntut ilmu. “Ilmu adalah alat bagi seseorang untuk meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat," kata Dr Muharrir.
Para lulusan UMMAH juga diminta untuk mengedepankan etika Islami dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, serta mampu menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki kemampuan intelektual, dengan diimbangi akhlak mulia.
Prosesi Wisuda Angkatan II UMMAH Aceh ini ikut dihadiri Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan PhD, Kepala LLDIKTI Wilayah 13 Aceh yang diwakili Drs Muhammad Najib MPd, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMMAH dr Athailah A Latief SpOG, dan tamu undangan lainnya.[]