Tingginya Angka Bayi dengan Kelainan Jantung Bawaan di Indonesia

June 8, 2024 - 17:45
Ilustrasi jantung. [Freepik]
2 dari 3 halaman

Lamanya masa antrean itu, sambung Lia, karena tingginya jumlah penduduk di Indonesia tidak sebanding dengan jumlah dokter jantung dengan subspesialis. Sehingga penanganannya jadi semakin lambat, apalagi dengan angka penyakit jantung yang terus meningkat, termasuk pada anak.

Banyak faktor yang membuat angka bayi dengan kelainan jantung bawaan ini meninggi. Di antaranya gaya hidup yang tidak sehat saat muda, seperti kurang tidur, jarang bergerak dan olahraga serta konsumsi junk food. Termasuk juga, kondisi kesehatan yang tidak siap ketika hamil.

“Setiap kelainan bawaan bisa diakibatkan kekurangan oksigen saat hamil, atau ibu yang kurang sehat ketika hamil, itu yang harus ditangani, kan banyak sekarang ibu yang tidak siap hamil, bisa jadi karena gaya hidupnya masih sama seperti saat sebelum hamil, ini menyebabkan banyak anak yang tidak tumbuh dengan sempurna,” katanya.

Kondisi ini membutuh percepatan pelayanan kesehatan jantung dan kolaborasi dengan pihak lain untuk meningkatkan kapasitas dokter jantung, terutama soal penanganan kelainan jantung bawaan pada anak yang kian mendesak.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.