“Maka kegiatan ini merupakan salah satu bentuk emansipasi kita untuk memupuk pengetahuan menjadi perempuan yang berdaya guna dan berdaya saing tinggi untuk mencapai kesetaraan gender,” ungkap Cut.
Ia berharap pelatihan tersebut menjadi ajang aktualisasi diri, guna memberikan pandangan terkait kiprah perempuan dengan menjalankan roda organisasi yang baik sehingga menghasilkan SDM dengan soft skill yang lebih baik lagi.
“Semoga setelah ini peserta dapat memperkuat konsep organisasi perempuan sehingga mampu mengelola dan merancang perencanaan organisasi serta mampu menyusun rencana tindak lanjut dan dapat meningkatkan peran perempuan dan terlibat aktif dalam pembangunan,” tutupnya. []