Ilustrasi minyak dan gas alam (Pixabay)
2 dari 2 halaman
Sebelumnya, Israel berjanji untuk membalas serangan udara Iran. Kendati, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menegaskan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa AS tidak akan terlibat dalam operasi ofensif terhadap Iran.
Namun, Direktur Layanan Minyak Global Rapidan Energy, Clay Seigle, menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk memprediksi perkembangan selanjutnya.
“Dengan serangan nyata Israel terhadap Iran, kita mungkin menghadapi eskalasi konflik antarnegara di wilayah tersebut,” ujar Seigle seperti dilansir dari CNBC. []
Ikuti Saluran Habadaily via WhatsApp.
Follow
Ikuti Berita Habadaily di Google News.
Follow