HABADAILY.COM - Kota Banda Aceh keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh 2023, sementara, Aceh Besar sebagai runer up MTQ Aceh XXXVI, yang berlangsung di Simeulue.
Penutupan MTQ ke-36 Aceh, oleh Wali Nanggroe Aceh, PYM Teungku Malek Mahmud Al Haytar, di Sinabang, Minggu (2/12/2023) malam.
Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan kafilah Banda Aceh meraih juara umum MTQ Aceh untuk pertama kalinya sejak tahun 1999.
"Alhamdulillah, setelah 23 tahun penantian, Piala Bergilir MTQ Aceh kembali ke kota Banda Aceh," ujarnya.
Amiruddin mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah MTQ Banda Aceh yang telah berjuang maksimal dan mengharumkan nama kota berjuluk Serambi Mekkah tersebut.
"Perjuangan kafilah kita sangat luar biasa dan Pemko Banda Aceh akan memberikan penghargaan terbaik," katanya.
Sementara itu, penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, yang hadir langsung di acara penutupan MTQ ke-36, mengaku bangga dengan perjuangan Kafilah Aceh Besar.
"Bagi saya, gagal dan sukses adalah fenomena yang sunatullah. Karena itu saya tegaskan, Saya tetap bangga dengan perjuangan seluruh jajaran di Kafilah Aceh Besar pada MTQ kali ini yang berada diurutan ke 2," tandas Iswanto.
Menurut Iswanto, seluruh anggota Kafilah Aceh Besar yang tampil di semua cabang telah berusaha keras dan telah tampil maksimal. Buktinya, Aceh Besar menjadi kafilah yang terbanyak mengirimkan wakilnya di babak final, tepatnya pada 22 cabang yang diperlombakan.
"Qadarullah,banyak yang tak bisa maksimal di final, karena beberapa diantara finalis itu dalam kondisi kesehatan terganggu saat tampil, akibat faktor cuaca. Selain itu dari sisi teknis, kemampuan kafilah di MTQ XXXVI juga merata," tutur Iswanto.
Pada penghujung pernyataannya, Pj Bupati Iswanto mengajak seluruh kafilah dan elemen di Aceh Besar untuk tetap berbangga dan berjiwa besar menerima hasil MTQ kali ini di Sinabang.
"Insya Allah, masyarakat Aceh Besar selalu bersama kita. Tetap jaga kebersamaan dan kekompakan kafilah dan jaga keselamatan di perjalanan pulang. Atas nama pribadi dan Forkopimda serta Pemkab Aceh Besar, kami mengucapkan terimakasih atas semua usaha dan dedikasi yang telah diberikan di MTQ ke-36 Sinabang, Insya Allah masih ada kesempatan untuk kembali mempersiapkan diri di MTQ ke-37 tahun 2025 mendatang," pungkas Iswanto dalam nada optimis.
Sebagai informasi, Banda Aceh berhak atas juara umum dengan torehan 66 poin. Kabupaten Aceh Besar yang berstatus juara bertahan, harus puas turun satu peringkat ke posisi kedua (64 poin), dan juara ketiga bersama disabet oleh Kabupaten Aceh Selatan dan Kota Langsa (38 poin). Selain itu, Kabupaten Pidie Jaya juga ditetapkan sebagai Tuan Rumah MTQ XXXVII pada 2025 mendatang.