Koreografer tari ini Rahmi Haryani S.Pd dan komposer Akmal Komeng. Tari Beupala Cinkeh ini dinilai oleh dewan juri sebagai tari yang paling menarik, kreatif, dan inovatif.
“Anak anak mampu menampilkan yang terbaik, dan mampu menarik perhatian para juri dan apresiasi penonton, baik dari segi koreografi, musik, maupun dari keseluruhan penampilannya,” kata Oneng.
Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Sanggar Seni Geunta Nanggroe dan juga bagi masyarakat Aceh. Hal ini menunjukkan bahwa seni tari Aceh masih eksis dan mampu bersaing dengan seni tari dari daerah lain.
Sanggar Seni Geunta Nanggroe merupakan salah satu sanggar seni yang aktif di Aceh. Sanggar ini telah banyak menghasilkan karya-karya tari yang berkualitas. Mereka juga kerap nampil di sejumlah provinsi di Indonesia maupun manca negara.