Pemuda Asal Bireuen Hembuskan Nafas Terakhir Usai Diculik dan Dianiaya di Jakarta

August 27, 2023 - 00:04
Jenazah Imam Masykur dikebumikan di kampung halamannya.

Informasi lain diperoleh media ini menyebutkan, Imam Masykur diculik di sebuah toko cosmetic oleh oknum TNI berinisial Praka RM. Tak jelas asal muasal penculikan berujung penyiksaan tersebut.

HABADAILY.COM - Imam Masykur (25), pemuda asal Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen, meninggal dunia di Jakarta. Sebelumnya, korban diduga diculik dan disiksa oleh oknum TNI. Jenazah korban sudah dikebumikan di kampung halamannya, Sabtu (26/8/2023).

Seorang kerabat korban yang menghubungi media ini dari Jakarta menyebutkan, Imam Masykur diculik dari sebuah toko cosmetic pada Sabtu (12/8/2023). Namun, ia tidak tahu pasti motif penculikan tersebut.

Menurut sumber ini, Imam Masykur sempat mengubungi keluarganya meminta dikirimkan uang Rp50 juta. “Dia membutuhkan kiriman uang secepatnya. Kalau tidak, Imam terancam akan dibunuh,” paparnya.

Dalam sebuah video, seperti dilansir Komparatif.id, oknum penculik mengirimkan video kepada keluarga Imam Masykur yang berisi kondisi korban yang sedang disiksa. Sembari menangis korban tak henti-hentinya meminta keluarganya mengirimkan uang supaya dia tidak lagi disiksa.

Pemulangan jenazah Imam Masykur ke Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Bireuen.

Informasi lain diperoleh media ini menyebutkan, Imam Masykur diculik di sebuah toko cosmetic oleh oknum TNI berinisial Praka RM. Tak jelas asal muasal penculikan berujung penyiksaan tersebut.

Dalam surat keterangan penyerahan mayat yang diterbitkan oleh Polisi Militer Kodam Jaya/Jayakarta, Kamis (24/8/2023), disebutkan bahwa Praka RM berdinas di kesatuan Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres. 

Dalam surat yang ditandatangani Serka Agus itu juga dinyatakan bahwa Praka RM melakukan aksi penculikan dan penganiayaan bersama dua temannya.[] 

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.