Tim Pidie Adventure Berhasil Kibarkan Merah Putih di 17 Goa

August 4, 2023 - 20:40
Tim Pidie Adventure Berhasil Kibarkan Merah Putih di 17 Goa di Pidie. FOTO: For Habadaily.com

Dari penelusuran kami, dari 17 Goa yang kami data, terdapat Tiga Goa yang tidak aktif atau 80 persen ornamennya sudah mati, yaitu Goa Rangkheum dan Sidoem di Kecamatan Muara Tiga dan Goa Tok Ara di Kecamatan Batee.

HABADAILY.COM, Pidie - Tim Pidie Adventure berhasil mengibarkan bendera Merah Putih  dan menelusuri 17 Goa di Kabupaten Pidie, kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 78 ini, digelar di dua kecamatan, yakni Muara Tiga dan Batee.

Ekspedisi dengan tajuk 17 Cave Expedition Merah Putih 2023, yang dilepaskan secara resmi oleh Kadisparpora Pidie, pada (21 Juli 2023) lalu. Bertujuan untuk mengibarkan bendera merah putih dan menelusuri 17 Goa di dua kawasan karst pesisir laut Pidie.

Diketahui, kawasan karst berfungsi sebagai kantong penyimpan cadangan air bersih dan daerah penyerapan karbon dunia, sehingga wajib kita lindungi ekosistemnya.

Tim Pidie Adventure sendiri, terdiri dari 17 personil dari berbagai komunitas pemuda, diantaranya Mahasiswa Pencinta Alam jabal Everest Unigha Sigli, Mapala Cempaga Stikes MNI Sigli, Vertical Rescue Indonesia Aceh, penggiat alam bebas, komunitas Seni dan Komunitas Perfilman serta Design Grafis Sigli dan Fotografer di Pidie.  

"Tim berhasil menyelesaikan misi dalam jangka waktu 10 hari, 7 hari lebih cepat dari perencanaan awal yakni 20 hari, dengan estimasi waktu, satu hari satu Goa dan waktu cadangan selama 3 hari. Alhamdulillah, kami berhasil mengambil data awal 17 Goa dan membentangkan merah putih di semua Goa tersebut,” kata Ketua Tim Pidie Adventure, Fakhrurreza, Jumat (04/08/2023).

Kata Fakhrurreza, adapun system yang kami gunakan dalam penelusuran yaitu, Bottom to Top atau dari mulut Goa menuju titik akhir. Output yang didapatkan dalam penelusuran kali ini, selain mengibarkan bendera merah putih, pendataan biodata hidup dan ornamen-ornamen Goa yang masih aktif adalah tujuan utama kegiatan ini.

Dari penelusuran kami, dari 17 Goa yang kami data, terdapat Tiga Goa yang tidak aktif atau 80 persen ornamennya sudah mati, yaitu Goa Rangkheum dan Sidoem di Kecamatan Muara Tiga dan Goa Tok Ara di Kecamatan Batee.

“Goa di Laweung (Muara Tiga) mati karena tingginya paparan cahaya matahari dan Tok Ara, karena tingginya aktifitas manusia, serta banyaknya kelelawar, sehingga membuat ornamen Goa jadi mati. Goa yang kami data dan telesuri adalah goa-goa baru, tentu selain Goa Tujoeh, yang lebih dulu terkenal di Laweung (Muara Tiga),” Ungkapnya.

Adapun, biodata hidup yang sering dijumpai dalam Goa-goa tersebut, yakni jangkrik Goa, Tarantula, Landak, Kalajengking, Kodok, Kelelawar, Milipede (Kaki seribu) dan cacing Goa.

"Ada 15 Goa lagi yang aktif dapat dikembangkan dan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Pidie, baik sebagai pusat penelitian geoglogi kepada pelajar mahasiswa atau pengembangan Geowisata, untuk kepentingan pembangunan ekonomi masyarakat melalui pariwisata berbasis konservasi" akunya.

Saat kegiatan berlangsung, kita membuka secara umum peserta kegiatan, agar semua komunitas Pemuda dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Tentu dengan mematuhi syarat dan ketentuan menagement ekspedisi.

"Jadi tidak ada orang yang dipilih dari kalangan sendiri, kita buka secara umum siapa yang mau ikut kegiatan. Karena Kemerdekaan Indonesia milik bersama warga, bukan kelompok, ini konsepnya," Jelasnya.

Kadisparpora Pidie, Edy Saputra, mengatakan Ekspedisi pengibaran bendera merah putih di 17 Goa adalah  kegiatan untuk memeriahkan HUT RI ke 78.

Pihaknya sengaja mengirim tim Pidie Adventure dari berbagai pemuda yang memiliki skill dibidang itu dalam penelusuran Goa, sebagai wujud pengembangan skill pemuda Pidie dibidang Geologi, khususnya Speleologi (ilmu Khusus Goa).

Dia mengungkapkan, kegiatan tersebut hasilnya akan dijadikan bahan talaah dinas, sebagai kajian dasar guna pembangunan Geowisata atau wisata Goa.

"Kami menggaet stake holder, khususnya Pemuda Pidie yang memiliki skill dibidang itu, nanti mereka yang akan mempresentasikan, mana goa yang harus dikonservasikan atau dilindungi, mana goa gang cocok untuk dikembangkan menjadi potensi wisata," Terangnya.

Go tang ditelusuri juga, berdekatan dengan pantai Lhok Mamuni, Batee, yang menjadi target pembangunan wisata bahari oleh Pj. Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto.

"Jadi pogram ini bagian dari mendukung, terciptanya pembangunan Wisata bahari di Lhok Mamuni, jadi selain wisata laut, kawasan tersebut juga miliki wisata Goa atau Geowisata. Jadi. Atraksi wisata yang dijual semakin kaya akan daya tarik wisatawan," Pungkasnya.

© 2026 PT Haba Inter Media | All rights reserved.