HABADAILY.COM—Jajaran Polres Bireuen berkomitmen menuntaskan pengusutan sejumlah perkara yang sedang ditanganinya, termasuk tiga kasus populis yang sempat menghebohkan beberapa waktu lalu.
Tiga kasus populis itu yakni pembakaran balai pengajian milik Muhammadiyah di Sangso Samalanga, perkara dugaan penelantaran anak oleh oknum pejabat Bireuen, dan dugaan pemalsuan data pada perekrutan anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bireuen. “Tiga perkara ini masih menjadi atensi kami,” kata Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Zia Ul Archam.
Hal itu disampaikan saat silaturrahmi jajaran Polres Bireuen bersama wartawan di Cafe Break Bireuen, Jumat (4/8/2023). “Intinya, semua kasus yang sedang kami tangani tetap akan dilanjutkan hingga tuntas,” tegasnya.
AKP Zia mengakui, penanganan kasus Sangso sedikit rumit dan butuh kehati-hatian. “Tapi kami pantang menyerah dalam mengungkapkan perkara tersebut,” sebutnya.
Sejauh ini, lanjut dia, sudah bisa disimpulkan bahwa balai milik Muhammaddiyah di Gampong Sangso, Kecamatan Samalanga, memang sengaja dibakar. “Hanya saja, tidak ada warga yang mau memberikan kesaksiannya, baik dari masayarakat setempat maupun dari pihak Muhammaddiyah,” ungkap Kasat Reskrim.
Sementara untuk kasus dugaan penelantaran anak, sebut dia, masih dalam penyelidikan. “Dalam waktu dekat akan gelar perkara, kalau sudah cukup unsur untuk ditingkatkan, ya kami tingkatkan ke penyidikan,” kata AKP Zia.
Selain itu, penyidik Polres Bireuen juga dipastikan masih mendalami perkara dugaan pemalsuan data pada perekrutan anggota KIP. “Dalam menangani perkara ini, kami sudah memintai keterangan para pihak terkait, termasuk Tim Pansel perekrutan anggota KIP,” pungkas Kasat Reskrim.
Sebelumnya, Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko SH MH mengatakan kegiatan itu bertujuan mendengarkan dan menampung aspirasi dari Insan Pers Bireuen. “Ini juga untuk mempererat kemitraan antara kepolisian dengan wartawan di Kabupaten Bireuen,” katanya.
Di kesempatan itu, Ketua PWI Bireuen Ariadi B Jangka menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Bireuen yang bersilaturrahmi dengan Insan Pers Bireuen. “Terimakasih kepada Kapolres Jatmiko, semoga kemitraan antara wartawan dan jajaran Polres Bireuen semakin baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Ariadi sangat mengharapkan kepada Kapolres Bireuen untuk membuka ruang kepada wartawan yang ingin mengkonfirmasi mengenai perkara yang ditangani Polres Bireuen. “Terkadang kami mengalami kesulitan saat meminta penjelasan dari pihak Polres terkait kasus-kasus yang sedang ditanganinya. Semoga hal ini dapat dipermudah nantinya,” harap Ketua PWI Bireuen.[]